Jumat, 29 Maret 2013

Ringkasan Klasifikasi Kerajaan Hewan / Animal Kingdom Classification Summary FOR JUNIOR HIGH SCHOOL BIOLOGY


Ringkasan Klasifikasi Kerajaan Hewan                                                                                                                     
(Sumber: Karnoto, Bambang. Fokus Biologi. Jakarta: Erlangga.)
                                                                                                                                                            Ciri-ciri hewan adalah eukariota, tidak mempunyai klorofil, mampu bergerak atau menggerakkan tubuhnya, multi seluler. Hewan terdiri dari dua kelompok besar, yaitu: a vertebrata (hewan tak bertulang belakang) dan vertebrata (hewan bertulang belakang).

A) Hewan A vertebrata, ciri-cirinya adalah:

Ø  Tidak bertulang belakang,

Ø  Susunan saraf berada di bawah (ventral) saluran pencernaan,

Ø  Posisi jantung berada di atas (dorsal) saluran pencernaan,

Ø  Alat kelamin jantan dan betina ada yang terdapat dalam satu tubuh (hermaphrodite) dan ada yang sudah terpisah (gonokoris).

Ø  Reproduksi dapat terjadi secara vegetative dan atau generative.

Filum-filum dalam hewan avertebrata antara lain sebagai berikut:

1) Porifera (Hewan berpori)

            Porifera merupakan hewan bersel banyak (metazoan) yang paling sederhana. Tubuhnya berpori-pori dan memiliki lubang tempat masuknya air (osmium), saluran air, tempat keluarnya air (Asculum), dan rongga tubuh (spongosel). Reproduksi vegetative dengan membentuk tunas dan generative dengan perkawinan. Porifera bersifat hermaphrodite (dalam satu tubuh). Spermatozoa dihasilkan oleh sel leher (koanosit). Ovum dihasilkan oleh sel amebosit.

2) Cnidarians (Hewan berongga)

            Cnidarians memiliki rongga tubuh gastrovaskuler yang berfungsi mencerna makanan. Cnidarians terdiri atas kelas:

a) Hydrozoa, misalnya: Hydra viridis

b) Scyphozoan,  misalnya: Aurelia aurita(ubur-ubur)

c) Entozoan, misalnya: bunga karang.

3) Platy helminthes (cacing pipih), terdiri atas tiga kelas:

a) Turbellaria, yakni cacing berambut getar. Misalnya: Planaria yang berkembang biak dengan kawin dan fragmentasi (yakni: pemutusan bagian tubuh). Planariamemiliki daya regenerasi yang sangat tinggi.

b) Trematoda, yakni cacing hisap. Misalnya: cacing hati pada ternak (bahasa ilmiah: Fasciola hepatica), dan cacing hati pada manusia (bahasa ilmiah: Clonorchis sinensis). Trematoda mengalami perkembangbiakan paedogenesis (dari larva menjadi larva).

c) Cestoda, yakni: cacing pita. Misalnya: cacing pita (bahasa ilmiah: Taenia solium dan Taenia saginata). Cestoda bersifat hermafrodit (dalam satu tubuh) dan berkembang biak dengan perkawinan sendiri antara ovum dan spermatozoa yang terdapat di proglotid (ruas-ruas tubuh).

4) Nematoda (Cacing gilik)

            Bentuknya gilik dan memiliki alat kelamin jantan dan betina yang terpisah pada individu yang berbeda (gonokoris). Contoh: cacing perut (bahasa ilmiah: Ascaris lumbricoides), cacing tambang (bahasa ilmiah: Necator americanus dan Ancylostoma duodenale), cacing kremi (bahasa ilmiah: Oxyuris vermicularis), dan Filaria bancrofti.

5) Annelida (cacing Gelang), terdiri atas tiga kelas yaitu:

a) Polichaeta, yakni cacing berambut banyak. Misalnya; cacing wawo dan cacing palolo.

b) Oligochaeta, yakni cacing berambut sedikit. Misalnya: cacing tanah (bahasa ilmiah: Lumbricus terrestris).

c) Hirudinae, yakni cacing penghisap darah. Misalnya: lintah (bahasa ilmiah: Hirudo medicinalis) dan pacet.

6) Mollusca (Hewan bertubuh lunak), terdiri atas beberapa kelas, antara lain:

a) Pelecypoda, yakni berkaki pipih atau disebut juga Bivalvia, yakni dua cangkang atau Lamellibranchiata, yakni insang berlapis-lapis. Misalnya: kerang.

b) Cephalopoda, yakni kaki di kepala. Misalnya: cumi-cumi, sotong, dan gurita.

c) Gastropoda, yakni perut sebagai kaki. Misalnya siput darat (bahasa ilmiah: Achatina fulicia).

d) Scaphopoda, misalnya: Dentalium vulgare.

e) Polyplacophora, misalnya: Chiton.

7) Echinodermata (Hewan berkaki duri), terdiri atas lima kelas, yakni:

a) Asteroidea, misalnya: bintang laut.

b) Ophiuroidea, misalnya: bintang ular laut.

c) Echinoidea, misalnya: landak laut (bulu babi)

d) Crinoidea, misalnya: lili laut

e) Holothuroidea, misalnya: teripang atau timun laut.

8) Arthropoda (Hewan dengan kaki beruas-ruas)

            Ciri-ciri Arthropoda adalah memiliki tubuh yang beruas-ruas dan rangka luar yang tersusun dari zat kitin. Arthropoda terdiri atas empat kelompok utama, yaitu:

a) Sub filum Crustacea, bernapas dengan insang, tubuh terdiri atas sefalotoraks (bahasa ilmiah: kepala dan dada bersatu) dan abdomen (bahasa ilmiah: perut). Contohnya: udang dan kepiting.

b) Kelas Arachnida, bernapas dengan paru-paru buku. Tubuh terdiri atas sefalotoraks dan abdomen. Contohnya: kalajengking, laba-laba, dan caplak.

c) Sub filum Myriapoda, bernapas dengan trakea, tubuh mempunyai kaki di setiap ruasnya. Contohnya: kelapang (lipan) dan luwing (kaki seribu).

d) Sub filum Hexapoda (Insecta), tubuh terdiri dari kepala (caput), dada (toraks), dan perut (abdomen), berkaki 6 (hexapoda), bernapas dengan trakea, dan berjantung pembuluh. Berdasarkan perkembangannya, Insecta dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

i) Metamorfosis sempurna (telur menjadi larva, kemudian: larva menjadi kepompong, kemudian: kepompong menjadi dewasa [imago]), contohnya: kupu-kupu, lalat, lebah, dan kumbang.

ii) Metamorfosis tak sempurna (telur menjadi serangga muda [nimfa], kemudian: serangga muda [nimfa] menjadi serangga dewasa [imago]). Contohnya: belalang, jangkrik, kecoa/ lipas.

iii) Tidak bermetamorfosis, contohnya: kutu buku.

B) Hewan Vertebrata

Ciri-ciri hewan vertebrata adalah:

Ø  Memiliki sumbu tubuh berupa tulang belakang,

Ø  Memiliki rangka dalam (endoskeleton),

Ø  Memiliki tulang tengkorak (crenate),

Ø  Berkembang biak secara generative (kawin),

Ø  Bersifat gonokoris (tubuh yang terpisah),

Ø  Sistem saraf berada di atas (dorsal) saluran pencernaan.

Ø  Alat peredaran darah berupa jantung dan pembuluh darah.

Sub filum vetebrata terdiri atas dua super kelas, yaitu:

1) Super Kelas Pisces (Ikan)

Ciri-ciri:

Ø  Berbentuk streamline atau torpedo,

Ø  Merupakan hewan poikiloterm atau hewan berdarah dingin (berarti: tubuh mengikuti suhu lingkungan),

Ø  Bernapas dengan insang dan alat bantu respirasi berupa labirin (Untuk: ikan lele, ikan gurame, ikan betok), gelembung renang (ikan sapu-sapu, ikan gabus, ikan mas), bukofaring (ikan glodok), dan pulmosis (dipnoi),

Ø  Jantung ikan beruang 2, terdiri atas 1 bilik dan 1 serambi,

Ø  System peredaran darah tunggal,

Ø  Kulitnya dilapisi sisik yang berlendir,

Ø  Indra yang berkembang adalah gurat sisi, telinga dalam, dan mata,

Ø  Memiliki sirip sebagai alat gerak. Iakn bertulang sejati memiliki satu sirip punggung, sepasang sirip dada, sepasang sirip perut, satu sirip anal, dan satu sirip ekor.

Super kelas Pisces terdiri atas tiga kelas, yaitu:

a) Agnatha (ikan tidak berahang), contohnya: ikan belut laut (bahasa ilmiah: Cyclostomata)

b) Condrichtyes (ikan bertulang rawan), ciri-ciri:

Ø  Tidak memiliki tutup isang (operculum),

Ø  Pembuahan berlangsung di dalam tubuh (fertilisasi internal),

Ø  Perkembangbiakan terjadi dengan bertelur (ovipar) atau bertelur dan melahirkan anak (ovovivipar),

Ø  Lobus ekor bagian atas tidak sama dengan lobus bawah,

Ø  Sirip anal mengalami modifikasi menjadi klasper untuk membantu kopulasi (kawin),

Ø  Memiliki kloaka (pertemuan 3 saluran, yaitu usus, ginjal, dan kelenjar kelamin),

Contohnya: ikan hiu (bahasa ilmiah: Squalus acantias), ikan cucut, dan ikan pari.

c) Osteichtyes(ikan bertulang sejati), ciri-ciri:

Ø  Memiliki tutup insang (operculum),

Ø  Pembuahan berlangsung di luar tubuh (fertilisasi eksternal),

Ø  Perkembangbiakan terjadi secara ovipar,

Ø  Lobus ekor bagian atas dan lobus bawah sama atau simetris,

Ø  Tidak memiliki kloaka tetapi memiliki lubang urogenital (saluran urin dan kelamin bersatu),

Contoh: sebagain besar ikan bertulang sejati, seperti ikan mas, ikan lele, ikan gurame, kuda laut, dan ikan gabus.

2) Super kelas Tetrapoda, dibagi menjadi empat kelas, yaitu:

a) Amphibia (hidup di dua habitat, air dan darat), ciri-ciri:

Ø  Katak bernapas dengan paru-paru dan kulit, ketika berudu bernapas dengan isnang luar, kemudian insang dalam,

Ø  Jantung beruang 3, yaitu 2 serambi dan 1 bilik,

Ø  Alat gerak pada ordo anura berupa kaki dengan jumlah jari pada kaki depan 4 dan jumlah jari pada kaki belakang 5

Ø  Indra terdiri dari mata, hidung, dan selaput gendang telinga (membrane timpani),

Ø  Amfibi termasuk hewan berdarah dingin (poikiloterm/ tubuh mengikuti suhu lingkungan)

Ø  Amfibi berkembang biak dengan bertelur (ovipar),

Ø  Pembuatan terjadi di luat tubuh (fertilisasi eksternal).

Amfibi terbagi menjadi tiga ordo, yaitu:

(i) Urodela, yaitu amfibi berekor, misalnya: salamander,

(ii) Anura, yaitu amfibi yang tidak berekor, misalnya: katak hijau (bahasa ilmiah: Rana sp.), dan kodok (bahasa ilmiah: Bufo sp.)

(iii) Apoda, yaitu amfibi yang tidak memiliki kaki, misalnya salamander dan cacing.

Katak mengalami metamorphosis sempurna sehingga bentuk larva (berudu) dengan bentuk dewasa sangat berbeda.

b) Reptilia, ciri-ciri:

Ø  Memiliki kulit tebal, kering, dan keras yang membentuk rangka luar,

Ø  Bernapas dengan paru-paru. Pada reptile air, pernapasan saat menyelam dibantu kloaka

Ø  Jantung reptile beruang 4, yaitu 2 serambi dan 2 bilik. Pada ordo Chelonia (kura-kura), sekat antar bilik belum sempurna. Pada ordo Crocodilia (kura-kura), sekat antar bilik belum sempurna. Pada ordo Crocodilia (buaya), pada sekat antar aorta kiri dan aorta kanan terdapat foramen panizzae.

Ø  Fertilisasi berlangsung secara internal (dalam tubuh),

Ø  Perkembangbiakan secara bertelur atau ovipar (buaya, kura-kura, sebagain besar ular) dan bertelur lalu melahirkan anak atau ovovivipar (kadal dan ular boa),

Ø  Termasuk hewan berdarah dingin (poikiloterm/ tubuh berubah-rubah sesuai suhu lingkungan).

Beberapa ordo reptile yang terkenal:

i) Chelonia, yaitu kura-kura. Misalnya: kura-kura, penyu, dan bulus,

ii) Squamata (bersisik), terdiri dari sub ordo, yaitu sub ordo Lacertilia(Sauria), meliputi kadal, cicak, tokek, dan sub ordo Ophidia (Serpentes) yaitu ular

iii) Crocodilia (Loricata), meliputi buaya dan alligator.

c) Aves (burung), ciri-ciri:

Ø  Mempunyai penutup tubuh berupa bulu, plumae (ekor dan sayap), plumulae (bulu penutup), dan filoplumae (bulu halus),

Ø  Alat gerak berupa sepasang sayap dan sepasang kaki,

Ø  Bernapas dengan paru-paru dibantu kantong udara sebagai tempat cadangan oksigen saat terbang,

Ø  Jantung Aves beruang 4, yaitu 4 serambi dan 2 bilik. Sekat antar bilik dan sekat antar serambi telah sempurna,

Ø  Burung merupakan hewan berdarah panas (homoisoterm/ suhu tubuhnya tetap),

Ø  Berkembang dengan bertelur (ovipar) dengan fertilisasi internal.

Klasifikasi aves terdiri atas 27 ordo, antara lain: burung petengger, burung pejalan, burung perenang, burung pemakan biji, burung pemakan serangga, dan burung pemakan daging.

d) Mammalian (Hewan menyusui), ciri-ciri:

Ø  Hewan menyusui mempunyai kelenjar susu,

Ø  Berkembang biak dengan melahirkan anak (vivipar), kecuali Platipus dan ekidna (secara ovipar),

Ø  Penutup tubuh adalah rambut,

Ø  Bernapas dengan paru-paru,

Ø  Termasuk hewan berdarah panas (homoioterm/ suhu tubuh tetap),

Ø  Jantung mamalia beruang 4, yaitu 4 serambi dan 2 bilik dengan peredaran darah ganda.

Mamalia terdiri atas beberapa ordo, yaitu:

i) Monotremata, yakni mamalia bertelur. Misalnya: Platipus dan ekidna.

ii) Marsupialia, yaitu mamalia berkantong untuk memelihara anak setelah lahir. Misalnya: Kanguru.

 iii) Insektivora, yaitu mamalia pemakan serangga. Misalnya: Landak dan cecurut.

iv) Dermoptera, yaitu mamalia mempunyai selaput antara tangan dan badan untuk melayang. Misalnya: monyet melayang.

v) Chiroptera, yaitu mamalia bersayap. Misalnya: kelelawar.

vi) Primata, misalnya: monyet (berekor) dan kera (tidak berekor)

vii) Lagomorpha, misalnya kelinci

viii) Rodentia, yaitu mamalia hewan pengerat. Misalnya: tikus, tupai, marmot, dan hamster.

ix) Carnivora, yaitu mamalia hewan pemakan daging. Misalnya: harimau, singa, kucing.

x) Cetacea, yaitu mamalia air. Misalnya: Paus dan lumba-lumba.

xi) Proboscoidea, yakni mamalia memiliki belalai. Misalnya: gajah.

xii) Perissodactyla, yakni mamalia berkku ganjil. Misalnya: badak, kuda, dan keledai.

xiii) Artiodactyla, yakni mamalia berkuku genap. Misalnya: kerbau, sapi, dan kambing.

IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):

Animal Kingdom Classification Summary

(Source: Karnoto, Bambang. Focusing Biology. Jakarta: grants.)

The characteristics of the animals are eukaryotes, lacking chlorophyll, unable to move or move his body, multi-cellular. Animals consists of two major groups, namely: a vertebrate (invertebrates) and vertebrates (animals with a backbone).

A) Animal A vertebrate, its features are:

 No vertebrate,

 Nervous system under (ventral) tract,

 The position of the heart is in the top (dorsal) tract,

 male and female genitalia was contained in one body (hermaphrodite) and there are already separated (gonokoris).

 vegetative reproduction can occur and or generative.

These phyla in invertebrates are as follows:

1) Sponge (Animal porous)

Porifera is a multicellular animal (metazoan) the simplest. His body was porous and has a hole where water ingress (osmium), drainage, water discharge points (Asculum), and body cavities (spongosel). Vegetative reproduction by forming buds and generative with marriage. Porifera are hermaphrodite (in one body). Spermatozoa produced by the cell neck (koanosit). Ovum amebosit produced by cells.

2) Cnidarians (Animal hollow)

Cnidarians have a body cavity that serves gastrovaskuler digest food. Cnidarians consist of classes:

a) Hydrozoa, for example: Hydra viridis

b) Scyphozoan, for example: Aurelia aurita (jellyfish)

c) Entozoan, eg sponges.

3) Platy helminthes (flatworms), consists of three classes:

a) Turbellaria, the worm-haired shakes. For example: the planaria reproduce by mating and fragmentation (ie, termination of the body). Planarian regeneration has a very high power.

b) Trematodes, the worm suction. For example: liver fluke in cattle (scientific language: Fasciola hepatica), and human liver fluke (scientific language: Clonorchis sinensis). Trematodes experience breeding paedogenesis (from larva to larva).

c) Cestoda, namely: tapeworm. For example: tapeworm (scientific language: Taenia solium and Taenia saginata). Hermafrodit Cestoda (in one body) and breed with their own marriage between the ovum and the sperm contained in proglotid (body segments).

4) nematode (worm gilik)

The shape gilik and have male and female genitalia are separated in different individuals (gonokoris). Example: stomach worms (scientific language: Ascaris lumbricoides), hookworms (scientific language: Necator americanus and Ancylostoma duodenale), pinworms (scientific language: Oxyuris vermicularis), and Filaria bancrofti.

5) Annelida (worms Bracelet), consists of three classes, namely:

a) Polichaeta, the blond many worms. For example: worm and worm Palolo Wawo.

b) Oligochaeta, the worm-haired little. For example: earthworm (scientific language: Lumbricus terrestris).

c) Hirudinae, the blood-sucking worms. For example: leech (scientific language: Hirudo medicinalis) and slugs.

6) Molluscs (soft-bodied Animals), consists of several classes, among others:

a) Pelecypoda, which is also referred to as flat-footed Bivalvia, two shells or Lamellibranchiata, namely gills layers. For example: scallops.

b) cephalopod, the feet to the head. For example: squid, cuttlefish, and octopus.

c) Gastropoda, the abdomen as a foot. For example, land snails (scientific language: Achatina fulicia).

d) Scaphopoda, for example: Dentalium vulgare.

e) Polyplacophora, for example: Chiton.

7) Echinoderms (Animal legged burr), consists of five classes, namely:

a) Asteroidea, eg starfish.

b) Ophiuroidea, eg sea serpent star.

c) Echinoidea, for example: sea urchin (sea urchins)

d) Crinoidea, eg sea lilies

e) Holothuroidea, eg sea cucumbers or sea cucumber.

8) arthropods (animals with jointed legs)

The characteristics of arthropods is having jointed body and the outer frame composed of chitin substance. Arthropoda consists of four main groups, namely:

a) Sub-phylum Crustacea, breathing with gills, the body consists of Sefalotoraks (scientific language: the head and thorax united) and abdomen (scientific language: the stomach). For example: shrimp and crab.

b) Class Arachnida, breathe with lungs books. The body consists of Sefalotoraks and abdomen. For example: scorpions, spiders, and ticks.

c) Sub-phylum Myriapoda, breathing with the trachea, the body has a foot in each ruasnya. For example: kelapang (centipedes) and luwing (thousand feet).

d) Sub phylum Hexapoda (Insecta), the body consists of the head (caput), chest (thoracic), and stomach (abdomen), six legs (hexapoda), breathing with the trachea, and berjantung vessels. Based on the development, Insecta is divided into three types, namely:

i) metamorphosis (egg to larva, then: the larvae pupate, and then: pupae become adults [imago]), for example: butterflies, flies, bees and beetles.

ii) incomplete metamorphosis (egg to young insects [nymphs], then: a young insects [nymphs] becomes an adult [imago]). For example, grasshoppers, crickets, roaches / cockroaches.

iii) No morphed, for example: nerds.

B) Animals Vertebrates

The characteristics of vertebrate animals are:

 Have axis of the body such as the spine,

 Having order in (endoskeleton),

 Having a skull (crenate),

 breed is generative (mating),

 Equity gonokoris (separate bodies),

 The nervous system is at the top (dorsal) tract.

 The tool blood circulation in the form of the heart and blood vessels.

Sub phylum vetebrata consists of two super classes, namely:

1) Super Class Pisces (Fish)

Characteristics:

 streamline or torpedo-shaped,

 poikiloterm or animal is cold-blooded (meaning: the temperature of the body),

 breathe with gills and respiratory assistive devices such as a maze (To: catfish, carp, damselfish), bubble pool (fish brooms, cork fish, goldfish), bukofaring (glodok fish), and pulmosis (dipnoi),

 Cardiac fish bear 2, consists of one room and one hall,

 single circulatory system,

 slimy skin is covered with scales,

 Indra is developing lateral line, inner ear, and eye,

 Having fins as a means of motion. True bony Iakn have a dorsal fin, a pair of pectoral fins, a pair of pelvic fin, the anal fin, and a tail fin.

Pisces super class consists of three classes, namely:

a) Agnatha (jawed fish), for example: sea eel fish (scientific language: Cyclostomata)

b) Condrichtyes (cartilaginous fishes), the characteristics of:

 Do not have Isang lid (operculum),

 Fertilization takes place in the body (internal fertilization),

 Breeding occurs to spawn (ovipar) or lay eggs and give birth to children (ovovivipar),

 upper lobe of the tail is not the same as the lower lobe,

 anal fin modified into klasper to help copulation (mating),

 Having cloaca (meeting 3 channels, ie the intestines, kidneys, and gonads),

For example: the shark (scientific language: Squalus acantias), fish shark and stingray.

c) Osteichtyes (true bony fish), these characteristics:

 Having gill cover (operculum),

 Fertilization takes place outside the body (external fertilization),

 Breeding occurs in ovipar,

 upper tail lobe and lower lobe equal or symmetrical,

 Do not have a cloaca but has holes urogenital (urinary tract and genital united),

Example: the majority of true bony fish, such as carp, catfish, carp, sea horses, and fish cork.

2) Super Tetrapod class, divided into four classes, namely:

a) Amphibia (living in two habitats, water and land), the characteristics of:

 frogs breathe with lungs and skin, when tadpoles isnang breathe out, then gills,

 bear Heart 3, which is 2 and 1 walk-in porch,

 The tool motion in the form of the order Anura feet by the number of fingers on the front legs 4 and the number of fingers on the back foot 5

 Indra consists of eye, nose, and lining of the ear drum (tympanic membrane),

 Amphibians including cold-blooded animals (poikiloterm / body with the temperature of the environment)

 amphibians reproduce by laying eggs (ovipar),

 Making Luat occur in the body (external fertilization).

Amphibians are divided into three orders, namely:

(I) Urodela, which tailed amphibians, for example: salamander,

(Ii) Anura, the amphibians were not tailed, for example: green frog (scientific language: Rana sp.), And frog (scientific language: Bufo sp.)

(Iii) Apoda, that amphibians do not have legs, such as salamanders and worms.

Frogs undergo metamorphosis perfect that larva (tadpole) with the adult form is very different.

b) Reptiles, characteristics:

 Having a thick skin, dry, and hard outer frame forming,

 Breathing lungs. In water reptile, assisted breathing while diving cloaca

 Heart reptile bears 4, which is 2 and 2 walk-in porch. In order Chelonia (turtles), septum between the chambers are not perfect. In order Crocodilia (turtles), septum between the chambers are not perfect. In order Crocodilia (crocodiles), the septum between the left aorta and aortic foramen panizzae right there.

 Fertilization takes place internally (inside the body),

 Breeding the spawn or ovipar (crocodiles, turtles, the majority of snakes) and then lay eggs or give birth ovovivipar (lizards and boa),

 Includes cold-blooded (poikiloterm / body suit varying ambient temperature).

Some famous reptile order:

i) Chelonia, which is a turtle. For example: turtles, sea turtles, and machinations,

ii) Squamata (scaled), consisting of sub-orders, the sub order Lacertilia (Sauria), includes lizards, lizards, geckos, and sub order Ophidia (Serpentes) that snakes

iii) Crocodilia (Loricata), including crocodile and alligator.

c) Aves (birds), these characteristics:

 Having body coverings such as fur, plumae (tail and wings), plumulae (fur cover), and filoplumae (fuzz),

 The tool motion in the form of a pair of wings and a pair of legs,

 Breathing assisted lung air bag as a back up oxygen while flying,

 Heart Aves Bears 4, which is 4 porch and 2 cubicles. Septum between the chambers and the bulkhead between the porch was perfect,

 Birds are warm-blooded animals (homoisoterm / her body temperature stays),

 Developing the spawn (ovipar) with internal fertilization.

Aves Classification consists of 27 orders, among others: petengger bird, bird walkers, swimmers bird, seed-eating birds, insectivorous birds and bird meat eaters.

d) Mammalian (Animal feeding), these characteristics:

 Animal lactating mammary gland has,

 breed to give birth (viviparous), except the platypus and beaked (a ovipar),

 Closing is the hair body,

 Breathing lungs,

 Includes warm-blooded animals (homoioterm / fixed temperature),

 4 Bears mammalian heart, which is 4 and 2 chamber foyer with double circulation.

Consists of several orders of mammals, namely:

i) monotremes, mammals which lay eggs. For example: Platypus and beaked.

ii) Marsupial, marsupial mammals to nourish the child after birth. For example: Kangaroos.

 iii) Insectivora, are insectivorous mammals. For example: Hedgehog and shrew.

iv) Dermoptera, that mammals have a membrane between the arms and body to float. For example: flying monkeys.

v) Chiroptera, the winged mammals. For example: a bat.

vi) Primates, for example: monkey (tail) and monkeys (no tail)

vii) Lagomorpha, such as rabbit

viii) Rodentia, the rodents mammals. For example: mice, squirrels, guinea pigs, and hamsters.

ix) Carnivora, that mammalian carnivores. For example: the tiger, lion, cat.

x) Cetaceans, the aquatic mammals. For example: whales and dolphins.

xi) Proboscoidea, that mammals have a proboscis. For example: the elephant.

xii) Perissodactyla, the odd berkku mammals. For example: rhinos, horses, and donkeys.

xiii) Artiodactyla, the even-toed mammals. For example: buffalo, cows, and goats.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar